Belajar yang Membahagiakan
Bermain dengan para bocah di PAUD itu memang menyenangkan. Selain kita mengajar ternyata kita juga sekalian belajar. belajar tentang kesabaran, belajar memahami dan belajar menghargai.
Hari kemaren kami PAUD An Nahl, kabupaten Lima Puluh Kota nonton bareng tentang Seni dan Budaya Minangkabau. Awalnya anak memang menonton dengan seksama. Mereka terpana melihat penampilan tarian di layar. Tapi memang dasar anak-anak PAUD masa konsentrerasinya berbanding lurus dengan usianya. Bisa bertahan duduk sepuluh menit itu sudah hal yang luar biasa. Maka mereka mulai bereksplorasi. Penasaran dengan adanya gambar di layar. beberapa anak yang memang over aktif (bukan hiperaktif ) mulai berjalan ke depan. Beberapa kali Bunda Guru melarang mereka. Mereka duduk, tapi kemudian jalan lagi. Ke depan lagi. Rasa penasaran mereka tidak lagi bisa dibendung. Maka mulailah mereka memainkan anggota badan, menggerakkan tangan dan kaki di depan cahaya dari infokus. Untungnya mereka menghadap ke layar melihat bayangannya sendiri, sehingga mata mereka cukup aman.
Yah begitulah anak-anak hebat. Mereka akan mencari jawaban dari rasa penasarannya sendiri. Mereka menemukan hasil belajarnya, dari mereka mencobakan. Mereka gembira bersorak melihat bayangannya tersebut.
Merdeka belajar, belajar dengan bahagia, belajar yang membahagiakan.
Keren sangat bu
BalasHapusMakasih pak alee.....
HapusMasa kecil penuh dengan keceriaan bun
BalasHapusBetul sekali bund... makasih sudah mampir
HapusApalagi jika menonton film lewat LCD merupakan pengalaman pertama bagi anak pasti mereka akan sangat antusias.
BalasHapusIya betul.aekali mereka sangat penasaran kok bisa ada gambar di layar...makasih kunjungannya pak.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus